| Yogya-mu
PEMANCINGAN
DI KOTA YOGYAKARTA
Kota
Yogyakarta cukup kaya dengan areal pemancingan sekalipun Yogyakarta
tidak memiliki pantai yang landai. Akan tetapi Yogyakarta dilalui
oleh aliran sungai dengan debit air yang cukup. Sungai-sungai itu
di antaranya Sungai Oya, Gajah Wong, Sungai Code, Sungai Bedog,
Sungai Winongo. Di samping itu, saluran air Selokan Mataram yang
merupakan sudetan dari Sungai Progo turut memperkaya pemasukan air
di Yogyakarta. Aliran sungai dan selokan inilah yang banyak dimanfaatkan
oleh warga Yogyakarta untuk budidaya ikan darat/air tawar. Tidak
mengherankan apabila kemudian banyak kolam ikan di Yogyakarta. Kolam-kolam
ini tentu saja memberikan keuntungan ekonomis bagi pengelolanya.
Baik dari pengelola pembibitan maupun dari pengelola kolam ikan
untuk konsumsi.
Di
samping hal ini menguntungkan bagi petani ikan, ternyata kolam-kolam
di Yogyakarta ini juga memberikan hiburan bagi banyak orang terutama
yang mempunyai hobi memancing. Kolam-kolam ikan tersebut secara
langsung maupun tidak telah menarik orang untuk datang dan memancing.
Kebetulan juga banyak pemilik kolam yang membudidayakan kolamnya
untuk bisnis pemancingan. Tidak mengherankan apabila di hari libur
banyak orang memenuhi pinggiran bibir kolam tersebut untuk menyalurkan
hobi mereka. Bahkan di hari-hari biasa pun kolam-kolam pemancingan
di Yogyakarta juga banyak dikunjungi orang.
Kalau
diperhatikan ternyata banyak pemancing ikan yang mendasarkan kegiatannya
bukan semata-mata pada perolehan hasil ikan. Kegiatan memancing
bagi banyak orang yang hobi mancing sering lebih didasarkan pada
alasan rekreasi, bukan hasil atau tujuan konsumsi. Sebagai sebuah
hobi, memancing merupakan kegiatan yang menghibur. Oleh karena alasan
itu, maka kegiatan ini tanpa terasa sering menyedot dana yang lumayan
besar dari kantong para pemancing. Mereka mengeluarkan uang untuk
hobi atau kesenangannya oleh karenanya uang yang sesungguhnya secara
nominal cukup besar menjadi sesuatu yang tidak besar bagi orang
yang memang ingin memuaskan hobinya. Hal semacam ini juga ditangkap
oleh para penguasaha kolam ikan dengan menyediakan kolam-kolam yang
tidak saja mampu menampung ikan dalam jumlah banyak dan dengan jenis
ikan yang beragam, tetapi juga dengan kolam-kolam yang ditata rapi,
nyaman, dan teduh.
Bisnis
kolam pemancingan ini pada gilirannya juga menumbuhkan bisnis lain
seperti warung makan, tempat parkir, jasa masak ikan, jasa membersihkan
ikan, toko alat pancing, warung umpan, akuarium, dan sebagainya.
Dalam
skala yang lebih besar sesungguhnya bisnis yang berdasarkan pada
pengelolaan ikan ini akan menumbuhkan kesadaran pada pengenalan
potensi ikan, kecintaan pada air yang gilirannya juga menumbuhkan
sikap peduli pada lingkungan. Hobi memancing konon juga merupakan
terapi bagi orang yang mudah terpancing emosinya. Jadi, hobi memancing
akan menumbuhkan sikap sabar. Benarkah demikian ? Tidak ada tolok
ukur yang dapat dijadikan pedoman. Apabila di Yogyakarta memang
banyak kolam pemancingan, apakah itu berhubungan dengan sikap orang
Yogyakarta yang konon terkenal cukup sabar. Tentu saja kebenarannya
patut dipertanyakan kembali.
Berikut
ini kami sajikan beberapa hasil pemotretan TeMBI yang berkaitan
dengan tempat dan kegiatan pemancingan di Yogyakarta. Silakan menikmati.
Teks:
Sartono K
Foto: Didit PD
   
|