|
Yogya-mu
YOGYA
BUKAN LAGI KOTA SEPEDA
Apabila
Yogyakarta di era lima puluh sampai tujuh puluhan masih dikenal
sebagai kota sepeda, maka barangkali di era delapan puluh sampai
dua ribuan ini akan lebih dikenal sebagai kota sepeda motor. Hal
ini didasarkan pada penglihatan di lapangan bahwa kedudukan sepeda
motor di Yogyakarta sudah sedemikian menggeser posisi sepeda ontel.
Jalan-jalan di hampir segenap penjuru Yogyakarta bisa dikatakan
selalu dipenuhi sepeda motor. Konsentrasi sepeda motor di Yogyakarta
dapat dilihat dengan jelas di perempatan-perempatan jalan dan tempat-tempat
parkir. Bila dibandingkan dengan kota lain seperti Jakarta yang
dijibuni kendaraan beroda empat di sembarang tempat, Yogyakarta
boleh dibilang dijibuni kendaraan roda dua yang dalam lidah Yogya
sering disebut montor.
Maraknya
sepeda motor di Yogya dengan berbagai merk dan model menjadi indikasi
bahwa pasaran sepeda motor di Yogya cukup bagus. Hal ini juga dibuktikan
dengan banyaknya toko sepeda motor dan showroom-showroom yang menjual
motor baru maupun bekas. Banyaknya sepeda motor di Yogya ini membangkitkan
kreativitas anak-anak muda Yogya untuk merombak atau memodifikasi
sepeda motornya sehingga menjadi sepeda motor yang berpenampilan
lain daripada yang lain. Berikut ini TeMBI menyajikan aneka model
sepeda motor yang telah dimodifikasi penampilannya. Silakan simak
keunikannya.
Foto:
Didit PD dan Sartono K
Naskah: Sartono K
     
|