|
Yogya-mu
KIOS
KAGETAN DI BULAN RAMADHAN
Kehadiran
bulan Ramadhan selalu diharapkan oleh umat muslim. Pada bulan ini
umat muslim sedunia menggembleng diri dalam perang melawan hawa
nafsu. Bukan saja nafsu untuk makan dan minum, tetapi juga nafsu-nafsu
lainnya. Bulan suci adalah bulan yang sangat baik untuk mengekang
diri, introspeksi, memperbanyak amal/tindakan yang baik, semakin
mendekatkan diri dengan Tuhan, lebih rajin shalat/berdoa, dan sebagainya.
Kehadiran bulan Ramadhan selalu diharapkan oleh umat muslim. Pada
bulan ini umat muslim sedunia menggembleng diri dalam perang melawan
hawa nafsu. Bukan saja nafsu untuk makan dan minum, tetapi juga
nafsu-nafsu lainnya. Bulan suci adalah bulan yang sangat baik untuk
mengekang diri, introspeksi, memperbanyak amal/tindakan yang baik,
semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, lebih rajin shalat/berdoa,
dan sebagainya.
Bulan
ini bila diresapi, dijalani, diamalkan dengan sepenuh hati sesuai
hukum dan anjuran agama (Islam) sungguh akan membawa banyak berkah
bagi umat khususnya umat muslim. Di samping itu, bulan Ramadhan
juga membawa berkah bagi umat lain yang tidak memeluk Islam. Berapa
banyak toko, kios, warung, perusahaan, dan sebagainya yang menuai
kesempatan pada bulan seperti ini. Pada pertengahan bulan di bulan
Ramadhan ini biasanya toko-toko, kios, warung, perusahaan berlomba
menarik konsumen dengan paket hemat, obral, perang diskon, dan sebagainya.
Toko, kios, warung, dan sebagainya itu tentu saja tidak selalu milik
saudar-saudara muslim, tetapi mereka merasa mendapat berkah pada
bulan-bulan agung yang dirayakan umat muslim.
Bukan
hanya toko atau perusahaan besar yang menuai berkah dari adanya
bulan Ramadhan ini. Pedagang kecil, petani, peternak, bahkan pedagang
kagetan banyak yang menuai berkah pada bulan seperti ini. Lihat
saja berapa banyak penjaja buah, kolak, bubur, es buah, kopyor,
kelapa muda, dan aneka macam makanan kecil yang tiba-tiba saja bermunculan
pada bulan ini. Fenomena ini merata di seluruh pelosok negeri ini
termasuk juga di kota Yogyakarta.
Khusus
di kota Yogyakarta yang memilik wilayah yang bernama Kauman, fenomena
bulan Ramadhan menjadi sesuatu yang sungguh sangat istimewa. Kampung
Kauman yang dalam bulan-bulan biasa tampak biasa saja pada bulan
Ramadhan akan kelihatan begitu hidup dan sibuk. Hampir seluruh lorong
Kampung Kauman penuh dengan penjual makanan pembuka puasa. Kesibukan
Kampung Kauman di bulan puasa ini ditiru oleh kampung-kampung, tetapi
kadar kesibukannya berbeda. Ruas-ruas jalan yang dipandang strategis
pada akhirnya juga menjadi ajang para penjual makanan/minuman pembuka
puasa. Khusus untuk Kota Yogyakarta di samping Kauman, ada wilayah
lain yang cukup sibuk dengan para penjaja makanan/minuman pembuka
puasa. Ruas-ruas jalan tersebut di antaranya Jl. Kaliurang, Jl.
Gejayan, Jl. HOS Cokroaminoto, dan sebagainya. Berikut ini TeMBI
menyuguhkan salah satu warna kesemarakan bula Ramadhan di kota Yogyakarta.
Selamat menikmati.
Teks:
Sartono Kusumaningrat
Foto: Didit Priya Daladi.
   
|