KELAP-KELIP
LAMPU HIAS KOTA YOGYAKARTA
Menjelang
akhir tahun 2002 ini, kota Yogyakarta nampak semakin bersolek.
Kekenesan dari hasil bersoleknya dapat kita nikmati terutama pada
malam hari. Di samping lampu-lampu penerangan jalan dengan tiang-tiang
yang terbuat dari cor logam yang penuh ornamen itu, Yogyakarta
juga mempercantik diri dengan lampu hias yang dapat memancarkan
cahaya berwarna-warni. Di samping penuh dengan warna-warna yang
beraneka ragam, lampu-lampu hias baru ini juga terdiri dari berbagai
bentuk. Dari bentuk bunga-bungaan sampai pada bentuk-bentuk geometrik.
Bila kita berjalan-jalan di kota Yogyakarta pada waktu malam hari,
maka pancaran cahaya warna-warni ini akan dapat kita nikmati di
berbagai sudut dan ruas jalan di kota Yogyakarta. Di samping menambah
kesemarakan suasana malam di Yogyakarta, lampu-lampu ini juga
dapat menjadi tanda bagi identitas kota Yogyakarta. Bagi orang
luar kota Yogyakarta yang kebetulan masuk di kota Yogyakarta pada
saat malam hari, orang tersebut akan dapat mengenali kota Yogyakarta
hanya dari ciri khas pancaran cahaya lampu hiasnya. Hal ini terjadi
karena tentu saja, model lampu hias yang ada di Yogyakarta ini
berbeda model/bentuk dan komposisi pancaran warna cahayanya dengan
lampu-lampu hias di kota lain.
Lampu-lampu hias ini tentu saja membutuhkan pasokan daya listrik
yang tidak sedikit mengingat jumlah lampunya juga cukup banyak.
Selain itu, lampu-lampu hias ini jika siang hari akan kelihatan
sebagai tiang-tiang besi belaka. Seolah keindahan yang dipancarkannya
pada waktu malam hari menjadi lenyap. Lampu ini juga membutuhkan
perawatan yang cukup baik sebab jika tidak tentu akan cepat rusak
(mati dan kotor). Untuk itu tentu perlu tambahan dana dari pemkot
Yogyakarta berkenaan dengan adanya lampu hias baru ini. Barangkali
pepatah yang mengatakan jer basuki mawa beya berlaku untuk kasus
ini. Tinggal bagaimana pemkot Yogyakarta bersama masyarakatnya
menjaga dan mengelolanya. Berikut ini TeMBI menyajikan hasil bidikannya
dengan objek lampu hias yang setiap malam menyemarakkan kehidupan
kota Yogyakarta ini. Silakan nikmati.






Teks
: Sartono Kusumaningrat
Foto : Didit Priya Daladi