|
Yogya-mu
CITA
RASA LOKAL DAN GLOBAL
Dalam
hal selera makan di Yogya ada banyak tempat untuk memenuhinya. Beragam
jenis menu dan jenis makanan bisa di dapatkan. Seperti halnya Yogya
yang terbuka dari kelompok manapun, termasuk orang asing. Di Yogya
pula mudah ditemukan jenis menu dari negeri asing dan dari lokal
setempat maupun lokal daerah lain di luar Yogya. Pendeknya, di Yogya
tersedia cita rasa lokal dan cita rasa global. Sebut misalnya, di
Yogya ada Pizza hut, yang letak lokasinya ada di tengah kota. Disebelah
timur Tugu. Arah ke timur dari Pizza hut, hanya beberapa ratus meter
terdapat Mac Donal. Arah ke timur lagi, yang jaraknya hanya seratus
meter terdapat Kentucy. Inilah simbol cita rasa global yang bisa
dinikmati di Yogyakarta.
Selain
tiga jenis menu disebut di atas sebagai simbol cita rasa global.
Di Yogya bisa ditemukan jenis menu lokal, misalnya ada gudeg dari
Yogya. Ada sop kongro dari Sulawesi Selatan. Ada sate Madura, soto
Kudus, menu Jawa Barat, Bakso Malang dan seterusnya. Pendeknya,
cita rasa lokal dari beragam lokal geografis di wilayah Indonesia
bisa ditemukan di Yogya.
Tempat-tempat
untuk memenuhi cita rasa lokal dan global menyebar di banyak tempat
di Yogyakarta. Ada yang di tengah kota. Ada yang di tengah kampung.
Untuk yang disebut terakhir ini biasanya jenis menu lokal. Misalnya,
khas masakan Manado, atau khas masakan Batak. Yang paling mudah
ditemukan dan ada di tengah kota maupun dipinggir kota adalah, jenis
menu masakan Padang.
Itu;ah
Yogya yang beragam penghuninya beragam pula selera makannnya. Untuk
itulah, masing-masing etnis membawa jenis menunya di Yoagya untuk
dikenal kepada publik yang lebih luas, selain, barangkali, untuk
memenuhi kerindungan masyarakat etnis setempat yang tinggal di Yogya.
Karena setiap jenis menu hanya dinikmati oleh kelompok masyarakat
dari mana mereka berasal. Masakan padang misalnya, diminati tidak
hanya orang dari Sumatra Barat, tetapi etnis lain pun menyukainya.
Masakan cina, tidak hanya disukai oleh etnis Cina, tapi etnis lain
juga menyukainya. Demikian pula gudeg, tidak hanya dinikmati oleh
orang Yogya. Orang non Yogyapun menyukai masakan gudeg yang rasanya
manis, tapi tersedia sambel krecek yang rasanya, untuk orang Yogya,
terasa pedas.
Dari
jenis menu yang tersedia di Yogya, baik yang global seperti Mac
Donal dan Pizza hut, setidaknya bisa untuk mengerti bahwa di Yogyakarta
orang bisa memanjakan kenikmatan tubuh, khususnya selera makan.
Orang yang ingin menikmati jenis masakan lokal dari wilayah Indonesia
bisa datang ke Yogya dan menuju tempat lokal masakan yang dicari.
Biasanya, tempatnya tidak hanya satu, tetapi ada beberapa. Persis
seperti Kentacky yang ada di beberapa tempat di Yogya. Sop Kongro
dari Sulawesi Selatan bisa pula ditemukan di beberpa tempat, misalnya,
di Jalan Kaliurang, di jalan Demangan, di Sagan dan di beberapa
tempat lain.
Datanglah
ke Yogya kalau ingin menguji selera lidah dan mengenyangkan perut.
Ons
Untoro.
Foto-foto: Didit
   
   
|