|
Yogya-mu
TAMAN BERAIRMANCUR BARU DI YOGYAKARTA
Apabila terus mengamati
perjalanan hidup kota Yogyakarta, maka akan kita temukan banyak
perubahan dalam skala besar maupun kecil. Salah satu perubahan yang
tampak adalah dibangunnya taman dan air mancur di bekas Taman
Adipura. Taman itu terletak kompleks simpangan dan jembatan Kewek,
Kotabaru.
Saat ini pembangunan
tersebut belum selesai. Perlu diketahui juga sebidang tanah kecil di
atas tebing Sungai Code dan di bawah jembatan kereta api ini sejak
semula sudah mengalami berbagai macam fungsi. Sebelum dibuat taman,
tempat ini pada tahun 70-80-an menjadi kawasan yang cukup kumuh dan
agak gelap. Kemudian pada tahun-tahun 90-an, sebidang tanah ini
dikelola menjadi sebuah taman kecil dengan menempatkan tugu atau
monumen Adipura. Monumen ini tampaknya untuk mengingatkan warga
Yogyakarta bahwa Kota Gudeg yang sedang dirundung bencana ini pernah
mendapatkan penghargaan nasional, Adipura.
Warga Yogya boleh bangga
dengan penghargaan itu. Akan tetapi apalah artinya pernghargaan jika
hal itu tidak menjadi penyemangat untuk membangun kota ini menjadi
lebih ramah lingkungan, nyaman, sehat, bersih, makmur, adil,
demokratis, jujur, dan seterusnya yang terkonsep dalam motto Yogya
sendiri: Berhati Nyaman.
Pembangunan taman Adipura
yang berarir mancur saat ini barangkali sebagai salah satu upaya
untuk mewujudkan Yogyakarta Berhati Nyaman itu. Memang, apabila
pembangunan taman ini selesai, maka setiap pengguna jalan dari arah
Jl. P. Senopati-Kotabaru/Malioboro atau dari arah
Kotabaru-Malioboro-Jl. Mayor Suryotomo (Mataram) akan mendapatkan
pemandangan baru: taman yang hijau dan semburan air mancur yang
diharapkan dapat memberikan nuansa segar dan sejuk. Akan berhasilkah
harapan semacam itu ? Kita lihat saja perkembangannya. Berikut ini
ditampilkan gambar atau foto tentang taman Adipura berairmancur yang
sedang dalam tahap penggarapan itu.
Foto dan teks: Sartono
 
|