Kuliner

Pengantar

Yogyakarta yang dikenal sebagai kota dengan aneka produk budaya juga terkenal dengan aneka ragam jenis makanannya yang khas. Khas karena makanan tersebut hanya berada atau berasal dari daerah ini.

Makanan sebagai sebuah kebutuhan pokok ternyata mengalami perkembangan yang pesat baik dalam cara mengolah, cara meramu, cara menyajikan, maupun dalam citarasanya. Dalam pada itu masing-masing daerah pada akhirnya menemukan satu atau lebih jenis makanan yang lambat laun menjadi makanan khas daerah tersebut. Kekhasan aneka makanan ini selain disebabkan oleh faktor-faktor di atas juga sering disebabkan oleh faktor ketersediaan bahan, citarasa masayarakat pendukungnya, maupun kebiasaan makan dari masyarakat yang bersangkutan.

Gudeg yang identik dengan Yogyakarta itu, keberadaannya barangkali tidak lepas dari kebiasaan makan, citarasa, dan ketersediaan bahan untuk jenis makanan itu. Gudeg barangkali memang akan sangat nikmat jika disantap dalam suasana yang sangat santai. Makanan ini tidak cocok untuk disantap dalam ketergesaan seperti mie instan atau makanan cepat saji lainnya. Untuk menikmati komposisi citarasa jenis makanan ini diperlukan ketenangan untuk mat-matan. Jika sudah demikian maka paduan rasa gurih, manis, dan pedas dari komposisi makanan ini boleh jadi akan melekat terus dalam kenangan orang yang pernah menyantapnya.

Di balik gudeg, ternyata Yogyakarta masih menyimpan begitu banyak jenis makanan lain yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain. Untuk itu Tembi akan menurunkan rubrik baru yang diberi nama Suguhan. Semoga rubrik ini sanggup memberikan informasi baru, kesenangan, dan kenikmatan para netter Tembi, khususnya dalam urusan olahan makanan khas.

Redaksi