Situs-Situs

SITUS RANCAEKEK: BUKTI KESEJARAHAN MASA LALU
TATAR SUNDA, JAWA BARAT

Beberepa tahun yang lau Rumah Budaya Tembi mendapat kiriman foto-foto (manual) dari sebuah situs purbakala yang terletak di Dusun Bojongmenje, Kalurahan cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Bandung, Jawa Barat. Pengirim foto tersebut bernama Eustasius Wibowo, seorang guru matematika di SMU Santo Aloysius Bandung. Untuk itu tentu saja Rumah Budaya Tembi mengucapkan terima kasih.

Eustasius Wibowo yang mengirimkan 11 lembar foto ini mengaku tidak tahu mesti bagaimana menghadapi keberadaan situs tersebut. Sama, seperti Rumah Budaya Tembi, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kewenangan pengelolaan situs purbakala memang berada di tangan pemerintah melalui Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) di masing-masing Propinsi. Dalam kasus situs Rancaekek, mestinya kewenangannya ada di tangan BP3 Jawa Barat.

Sama seperti E. Wibowo, Rumah Budaya Tembi hanya menyayangkan jika situs ini sampai terlupakan atau bahkan terdesak dan lenyap oleh karena tuntutan pembangunan perumahan, industri, dan seterusnya. Sebagai benda budaya peninggalan masa lalu mestinya situs Rancaekek ini menyimpan informasi historis tentang kehidupan nenek moyang masyarakat Jawa Barat (Rancaekek) di masa lalu.

Jika penggalian dan pemugaran candi bisa dilakukan dengan sempurna mestinya kita akan dapat segera melihat bagaimana sesungguhnya wujud reruntuhan benda budaya ini dalam wujud utuhnya. Benarkah di situs tersebut terdapat candi ataukah benda budaya dalam bentuk lain. Berapakah usia situs ini, siapa pembuatnya, diperuntukkan untuk apakah pembuatan benda budaya itu. Adakah prasasti mengenai hal itu. Berlatar belakang religi apakah kira-kira benda budaya itu. Benarkah situs ini lebih tua dari usia Candi Borobudur. Demikian kira-kira pertanyaan yang dapat diajukan terhadap keberadaan situs ini. Jika pertanyaan itu bisa dijawab tentunya tabir masa lampau masyarakat dan kerajaan di tatar Sunda ini bisa sedikit terungkap.

Penggalian dan pemugaran situs tersebut tidak akan berjalan mudah mengingat lokasinya yang terimpit di antara bangunan pabrik. Namun pengertian dari semua pihak tentu akan memudahkan proses itu. Sebab jika situs ini tidak terurus, maka sungguh disayangkan mengingat Jawa Barat cukup minim dalam hal kekayaan peninggalan purbakala yang berupa candi. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan Jawa Tengah, DIY, maupun Jawa Timur.

Situs Rancaekek memang merupakan penting kecuali oleh karena alasan-alasan di atas juga oleh karena alasan bahwa situs ini belum pernah disebutkan dalam laporan dinas kepurbakalaan Belanda. Padahal untuk urusan ini pemerintah Belanda waktu itu dikenal begitu teliti.

Diharapkan jika penggalian dan pemugaran situs ini berhasil baik kawasan ini bisa menjadi kawasan perlindungan BCB sekaligus sumber informasi bagi masa lalu masyarakat tatar Sunda. Boleh jadi, kawasan ini juga bisa menjadi objek wisata sejarah yang cukup berarti dan menarik di Jawa Barat (Bandung).

Teks; Sartono K
Foto: Eustasius Wibowo, Guru Matematika SMU Santo Aloysius Bandung.