Primbon
Watak seseorang terbentuk oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor bawaan, yang dibawa sejak bayi itu lahir. Selain berdasarkan hari kelahiran dan pasaran kelahiran, watak bawaan seorang bayi dapat dikenali berdasarkan wukunya.
Ada 30 wuku yang masing-masing wuku mempunyai wataknya sendiri-sendiri. Setiap wuku berumur satu minggu. Sehingga keseluruhan wuku mempunyai siklus waktu 1 minggu x 30 = 30 minggu atau 210 hari. Pengetahuan tentang wuku disebut pawukon.
Bagi bayi yang lahir pada kurun waktu satu minggu ke depan, berdasarkan perhitungan bulan yang dihitung mulai dari Sabtu 15 Januari 2011 jam 18.00 atau jam 6 sore, sampai dengan Sabtu 22 Januari 2011, jam 18.00 atau jam 6 sore, masuk dalam wuku Kuruwelut, wuku yang berada pada urutan nomor tujuhbelas. Nama wuku Kuruwelut mengambil nama dari anak Prabu Watugunung dan Dewi Sinta yang nomor limabelas.

karya herjaka HS
Penggambaran Wuku Kuruwelut:
Raden Kuruwelut (kiri) menghadap Batara Wisnu
Pohonnya adalah pohon Parijatha, bagus wujudnya, dan bagus hatinya,
dapat mencintai saudara-saudaranya dan teman handai taulan.
Burungnya adalah burung Sepahan atau Puter, menggambarkan kuat dan
dalam budinya, besar anugerahNya
Gedongnya di depan, sifatnya pradah atau tidak sungkan mengeluarkan
harta bendanya
Memegang senjata Cakra artinya berwatak
perwira.
Ciri-ciri keberuntungannya Wuku Kuruwelut adalah sebagai berikut :
Untuk mencegah agar terhindar dari bencana perlu mengupayakan slametan. Caranya adalah memotong kambing yang kaki depannya putih dan dimasak aneka macam, disertai doa keselamatan.
Selain itu, selama 7 hari (15 Januari – 22 Januari 2011) terhitung mulai berlangsungnya siklus Wuku Kuruwelut yang bersangkutan atau siapa saja yang wukunya adalah Wuku Kuruwelut tidak boleh memanjat karena letak Kala berada di atas.
herjaka HS