Primbon

Penggambaran Wuku Pahang:
Raden Pahang (kiri) menghadap Batara Tantra
Pohonnya adalah pohon Gendayakan sebagai perlindungan orang sakit
dan teraniaya
Burungnya adalah burung Cocak artinya banyak bicara
Jembangan di sebelah kiri menggambarkan, jika tidak hati-hati wuku
ini mempunyai
kecenderungan untuk selingkuh.
Memegang senjata artinya menonjolkan kekuatannya dan memperlihatkan
keberaniannya.
(karya herjaka HS)
Selain berdasarkan hari kelahiran dan pasaran kelahiran, watak dasar bayi dapat dikenali berdasarkan wukunya. Ada 30 wuku yang masing-masing wuku mempunyai wataknya sendiri-sendiri. Setiap wuku berumur satu minggu. Sehingga keseluruhan wuku mempunyai siklus waktu 1 minggu x 30 = 30 minggu atau 210 hari. Pengetahuan tentang wuku disebut pawukon.
Bagi bayi yang lahir pada kurun waktu satu minggu ke depan, berdasarkan perhitungan bulan yang dihitung mulai dari Sabtu 8 Januari 2011 jam 18.00 atau jam 6 sore, sampai dengan Sabtu 15 Januari 2011, jam 18.00 atau jam 6 sore, masuk dalam wuku Pahang wuku yang berada pada urutan nomor enambelas. Nama wuku Pahang mengambil nama dari anak Prabu Watugunung dan Dewi Sinta yang nomor empatbelas.
Ciri-ciri wuku Pahang adalah sebagai berikut :
Untuk mencegah agar terhindar dari penganiayaan perlu mengupayakan slametan. Caranya adalah membuat tumpeng dari nasi yang diliwet/dimasak dengan cara di-dang (memakai kukusan) Lauknya daging ayam putih lembaran dan sayuran sebelas macam, disertai doa keselamatan.
Selain itu, selama 7 hari pada waktu siklus Wuku Pahang tiba, yaitu tanggal 8 - 15 Januari 2011, yang bersangkutan tidak boleh pergi ke arah Selatan, karena letak Kala ada di Selatan
herjaka HS