Primbon
Serial Primbon 80
Mencari Wuku (31)
Kelahiran 1947 dan 1948
Wuku adalah zodiak Jawa, yang dipercaya dapat dipakai sebagai ancer-ancer atau panduan karakter, watak dan keberuntungan bagi seseorang sesuai Wukunya masing-masing. Untuk mengetahui wuku yang menaungi, dapat dicari berdasarkan tanggal, hari pasaran dan tahun kelahiran. Selanjutnya akan ditampilkan dua tabel yaitu Tabel A dan Tabel B yang dapat dipakai untuk mencari wuku bagi mereka yang lahir pada tahun 1947 dan 1948.
Langkah pertama adalah mencari tanggal dan bulan kelahiran, pada tahun 1947 dan 1948 Lihat dan cari di tabel A. Caranya :
Pada tabel A tahun 1947, dapat dilihat tanggal kelahiran (deretan angka di baris paling atas) dan bulan kelahiran (deretan bulan di kolom samping).
Contoh : lahir 10 April 1947. Cara mencari Wukunya adalah sebagai berikut:
Pada kolom Tanggal, larikan paling atas, lihat angka 10 ditarik ke bawah sampai bertemu dengan kotak dari bulan April yang deretan angkanya ditarik ke kanan. Pertemuan antara kolom tanggal (10) dan kolom bulan (April) tersebut menunjuk pada kotak yang berangka 131
Tabel A. Tahun 1947

Langkah selanjutnya adalah melihat di tabel B di kolom yang berangka 131. Angka 131 pada Tabel B menunjuk pada Wuku Tambir Wuku nomor 19 dengan hari lahir atau weton Kamis Paing.
Jadi yang lahir pada 10 April 1947 wetonnya adalah Kamis Paing dan wukunya adalah Wuku Tambir

Wuku Tambir karya herjaka HS
Penggambaran Wuku Tambir:
Raden Tambir (kiri) menghadap Batara Siwah
Pohonnya adalah pohon Upas, tidak dapat untuk perlindungan
Burungnya adalah burung Prenjak, suka pamer tanpa kenyataan
Gedhongnya ada tiga dan tertutup, cethil/kikir, tamak, tidak mau
berbagi akan anugerah Tuhan.
Dengan cara yang sama dapat dicari untuk yang lahir pada 11 Agustus 1948 (lihat Tabel A tahun 1948) Maka akan ketemu angka 200 Pada tabel B angka 200 menunjuk pada wuku Dhukut dengan weton Rabu Legi, Wuku nomor 29
Tabel A tahun 1948


Wuku Dhukut. karya Herjaka HS
Penggambaran Wuku Dukut adalah sebagai
berikut:
Raden Dukut (kiri) menghadap Batara Baruna
Gambar Gedong di belakang menggambarkan hemat dan kaya-raya
Pohonnya adalah Pandan Wangi, senang di kesunyian
Burungnya adalah burung Ayam Alas dimanjakan oleh orang besar
Perwatakan dan sikap Wuku Dukut adalah sebagai berikut :



Herjaka HS
Sumber : Djoko Mulyono, Kalender Pawukon 200 tahun.