Primbon

Serial Primbon 73
Nama yang Membawa Keberuntungan

Banyak yang menyebutkan bahwa Serat Centhini, yang semula bernama Suluk Tambangraras adalah merupakan ensiklopedi budaya Jawa. Karena berisi berbagai macam ‘ilmu Jawa’ yang diantaranya adalah perhitungan untuk memilih nama. Di dalam Pupuh 182 pada 21 sampai pada 26 diuraikan mengenai menghitung untuk memilih nama yang baik dan sesuai dengan harapan orang tua.

Perhitungan ini merupakan ilmu titen, yaitu ilmu yang terbentuk dari hasil niteni atau mengenali kejadian-kejadian perihal nama, yang terus berlangsung dalam waktu panjang dan turun temurun.

Adapun dasar yang dipakai untuk menghitung nama adalah Aksara Jawa dengan rumus sebagai berikut:

HA dan YA neptunya =10
NA dan BA = 2
DA, MA dan TA = 4
PA, RA dan KA = 8
Ca dan Ja = 3
GA, WA, LA, THA, NYA, DHA dan NGA = 6
SA = 12

TABEL Rumus

Dalam sebagian teks tembang di dalam serat Centhini tersebut menunjukkan bahwa masing-masing huruf Jawa yang berjumlah 20 tersebut mempunyai nilai angka atau neptu. Maka dengan demikian setiap nama dapat diangkakan, caranya:

Langkah pertama adalah mencari huruf hidup dalam nama tersebut. atau huruf dasarnya dari aksara Jawa

Langkah kedua huruf-huruf hidup yang ada dijadikan angka sesuai dengan neptu angkanya.

Langkah ke tiga adalah menjumlah angka-angka tersebut.

Langkah ke empat adalah membagi atau membuang angka tersebut dengan kelipatan angka tujuh.

Angka sisa setelah dibuang tujuh tujuh inilah yang menjadi kunci untuk dihitung dan dilihat pengaruh pada sebuah nama. Apakah baik atau buruk.

Sisa 1 namanya Segara Alit, wataknya adalah luhur, mampu menampung segala macam Permasalahan, berlapang dada atau pradah

Sisa 2 namaya Kidang ancik-ancik arungga , watak angkuh, nyenyengit, tidak bersahabat (lengus) mudah iri, panasten tur melikan

Sisa 3 namanya Satriya Wibawa = murah sandang pangan, senang keutamaan selalu mendapat keberuntungan

Sisa 4 namanya Bumi Kapetak = mengalami kesulitan dalam segala hal kehidupan.

Sisa 5 namanya Satriya Wirang = sangat jelek pengaruhnya

Sisa 6 namanya Sumur Sapucuking Gunung = cukupan, sedang-sedang saja

Tanpa sisa, habis dibagi tujuh namanya Purnamasidhi = membawa terang di dalam hati

Contoh: NARESWARI

Nama Nareswari mempunyai huruf hidup sebagai berikut: NA, RA, WA dan RA

NA, neptunya = 2
RA, neptunya juga = 8
WA, neptunya = 6
RA, neptunya = 8 +
---------------------------
Jumlah = 24

Artinya bahwa jumlah neptu dari nama NARESWARI adalah 24

Kemudian angka 24 tersebut di bagi atau dibuang per tujuh

7 – 7 – 7 sisanya 3

Nama NARESWARI mempunyai sisa 3, Sisa 3 namanya Satriya Wibawa = murah sandang pangan, senang keutamaan selalu mendapat keberuntungan

Pemukul instrument kendang pada foto ini namanya adalah Sutarto
Apakah nama Sutarto baik pengaruhnya atau tidak baik, dapat dihitung dengan rumus yang ada.

Huruf hidup dari nama Sutarto adalah:

SA- TA – TA
SA neptunya = 12
TA neptunya = 4
TA neptunya = 4
Jumlah = 20
20 – 7 – 7 sisanya = 6
Sisa 6 namanya Sumur Sapucuke Gunung artinya cukupan, sedang-sedang saja

Lepas dari tanggapan generasi sekarang terhapap ilmu menghitung nama ini, serat Centhini masih mampu menawarkan nilai-nilai lama pada gemuruhnya jaman Modern. Salah satunya nilai yang ditawarkan adalah, nilai yang ada dibalik ilmu menghitung nama. Sesungguhnya dengan menghitung, memilah dan memilih nama, orang diingatkan, bahwasanya sebuah nama adalah sebuah pusaka yang menjadi pilihannya dan kemudian dipertaruhkan dalam hidup dan kehidupan. Perilaku yang baik akan membawa nama pilihannya berpengaruh semakin baik.

Herjaka HS