Primbon

Pawukon ke-19
Wuku Tambir
Serial Primbon (34)
disusun kembali oleh : Herjaka HS

Wuku Tambir mengambil nama anak Prabu Watugunung dan Dewi Sinta. nomor tujuh belas. Raden Tambir ini mempunyai saudara kembar bernama Raden Medhangkungan.


karya herjaka HS

Penggambaran Wuku Tambir:
Raden Tambir (kiri) menghadap Batara Siwah
Pohonnya adalah pohon Upas, tidak dapat untuk perlindungan
Burungnya adalah burung Prenjak, suka pamer tanpa kenyataan
Gedhongnya ada tiga dan tertutup, cethil/kikir, tamak, tidak mau berbagi akan anugerah Tuhan.

Untuk mencegah agar terhindar dari bencana perlu mengupayakan slametan. Caranya : membuat nasi pulen yang diliwet/dimasak dengan cara di-dang (memakai kukusan) sebanyak sapitrah (3,5 kg), lauknya daging ayam putih mulus, dan bebek merah dimasak pindang. Rujak timun lanang 25 biji, disertai doa keselamatan.

Selain itu, setelah slametan, selama 7 hari yang bersangkutan tidak boleh pergi ke Barat, tempat bersemayamnya Batara Kala.