Primbon

Pawukon ke-18
Wuku Marakeh
Serial Primbon (33)
disusun kembali oleh : Herjaka HS

Wuku Marakeh mengambil nama anak Prabu Watugunung dan Dewi Sinta. nomor enam belas.


karya herjaka HS

Penggambaran Wuku Marakeh:
Raden Marakeh (kiri) menghadap Batara Surenggana
Pohonnya adalah pohon Trengguli, kurang bermanfaat
Umbul-umbul terbalik menggambarkan cepat mendapat kehidupan yang menyenangkan
Gedhongnya ada di atas, senang menampakkan anugerah Allah

Ciri-ciri keberuntungannya adalah sebagai berikut :

Untuk mencegah agar terhindar dari bencana perlu mengupayakan slametan. Caranya : membuat nasi wuduk dari nasi yang diliwet/dimasak dengan cara di-dang (memakai kukusan) sebanyak sapitrah (3,5 kg), lauknya daging ayam putih mulus dimasak lembaran dan jadah tukon disertai doa keselamatan.

Selain itu, setelah slametan, selama 7 hari yang bersangkutan tidak boleh pergi ke Utara tempat bersemayamnya Batara Kala.