Primbon

Pawukon ke-3
Wuku Wukir
Serial Primbon (18)
disusun kembali oleh : Herjaka HS

Wuku Wukir mengambil nama dari anak prabu Watugunung yang nomor satu.

Wukir (kiri) menghadap Batara Mahayekti
Bokor air dan rumah gedong di depan artinya senang pamer
gambar umbul-umbul dibelakang artinya rejekinya melimpah di hari tua
dan burung manyar terbang di atas pohon nagasari
(karya herjaka HS)

Ciri-ciri wuku Wukir adalah sebagai berikut :

Datangnya bahaya : dianiaya
Hari naas : tidak jelas
Hari baik : RabuWage, dan Jumat Legi

Untuk mencegah agar terhindar dari penganiayaan, perlu mengupayakan slametan. Caranya adalah membuat tumpeng, dang-dangan beras atau meliwet/memasak beras dengan cara di-dang (dengan kukusan). Banyaknya beras yang di-dang adalah sapitrah atau 3,5 kg. Lauknya adalah daging ayam putih mulus dan sayuran lima macam.

Selain itu, selama 7 hari yang bersangkutan tidak boleh pergi dari rumah ke arah tenggara, karena tempat sengkala (bahaya) terletak di tenggara menghadap Barat-laut.