|
Primbon
Mengenali Watak hari yang Tidak Baik
Untuk 'Mantu'
(3)
Dengan mengetahui paparan
hari dan tanggal yang tidak baik dalam melangsung-kan upacara
perkawinan atau Mantu (lihat tulisan 1) maka akan diketahui pula
hari dan tanggal yang baik. Seperti dicontohkan cara memilih hari
baik pada bulan Januari 2007 yang dikelompokan menjadi dua, yaitu
hari baik pilihan utama dan pilihan alternatif (lihat tulisan 2).
Dengan adanya pilihan alternatif tersebut dimaksudkan bahwa
perhitungan hari dan tanggal baik ini sesungguhnya sangat lentur,
tidak kaku. Persoalannya bukan pada, apakah hari dan tanggal yang
satu baik, sedangkan hari dan tanggal yang lainnya jelek, tetapi
lebih kepada sebuah kebutuhan akan waktu yang dirasa sesuai dan pas
dengan yang akan memakainya. Sehingga dapat saja memilih prioritas
pertama atau atau prioritas ke dua, ataupun juga tidak memilih yang
diprioritaskan. Maka perhitungan hari baik lebih dimaknai sebagai
suatu kesempatan untuk memilih. Dengan bekal kemampuan mengenali
watak hari, pasaran, tanggal, bulan dan tahun, paling tidak dapat
menjadi pertimbangan ketika memilih waktu yang sesuai dan pas untuk
menyelenggarakan upacara monumental agung dalam penggalan perjalanan
kehidupan.
Paparan hari yang tidak baik
di bawah ini merupakan lanjutan dari tulisan (1) bagian A – F,
sehingga menambah panjangnya daftar hari, tanggal dan bulan yang
tidak baik untuk Mantu, berkaitan dengan watak nya, yaitu :
G. Kunarpaning Warsa, hari
yang dianggap mati, tidak baik untuk keperluan apapun. Jatuh di
akhir tahun, yaitu tanggal 29 atau tanggal 30 bulan Besar, sebelum
masuk ke tanggal satu Sura (tahun baru).
- Untuk Tahun Alip :
jatuh pada hari Sabtu Pahing
- Untuk Tahun Ehe : jatuh
pada hari Kemis Pahing
- Untuk Tahun Jimawal :
jatuh pada hari Senin Legi
- Untuk Tahun Je : jatuh
pada hari Jumat Legi
- Untuk Tahun Dal : jatuh
pada hari Rabu Kliwon
- Untuk Tahun Be : jatuh
pada hari Minggu Wage
- Untuk Tahun Wawu :
jatuh pada hari Kemis Pon
- Untuk Tahun Jimakir :
jatuh pada hari Selasa Pon
Pada paparan tulisan 1
bagian C, sudah termasuk larangan hari pasaran yang disebut
Kunarpaning Warsa. Namun yang tertulis pada no. 7 Kamis Kliwon, yang
benar adalah Kamis Pon.
H. Bangas Padewan, adalah
tanggal di dalam Bulan yang tidak boleh diterjang untuk Mantu.
- Bulan Sura : tanggal 11
- Bulan Sapar : tanggal
20
- Bulan Mulud : tanggal 1
& 15
- Bulan Bakdamulud :
tanggal 10 & 12
- Bulan Jumadilawal :
tanggal 10 & 11
- Bulan Jumadilakir :
tanggal 10 & 14
- Bulan Rejeb : tanggal
13 & 27
- Bulan Ruwah : tanggal 4
& 28
- Bulan Pasa : tanggal 7
& 20
- Bulan Sawal : tanggal
10
- Bulan Dulkaidah :
tanggal 2 & 22
- Bulan Besar : tanggal 6
& 20
Pada paparan tulisan 1
bagian D sudah termasuk larangan tanggal di dalam bulan yang disebut
Bangas Padewan.
I. Anggara Kasih atau hari
Selasa pasaran Kliwon.
Satu bulan penuh yang tidak
terdapat hari Selasa Kliwon tidak baik untuk Mantu
- Tahun Alip, bulan yang
tidak terdapat hari Selasa Kliwon adalah Jumadilakir & Besar.
- Tahun Ehe, bulan yang
tidak terdapat hari Selasa Kliwon adalah Rejeb
- Tahun Jimawal, bulan
yang tidak ada hari Selasa kliwon adalah Sura & Ruwah
- Tahun Je, bulan yang
tidak ada hari Selasa Kliwon adalah Sapar dan Ruwah
- Tahun Dal, bulan yang
tidak ada hari Selasa Kliwon adalah Mulud dan Pasa
- Tahun Be, bulan yang
tidak ada hari Selasa Kliwon adalah Bakdamulut
- Tahun Wawu, bulan yg
tidak ada hari selasa Kliwon adalah Bakdamulut & Dulkaidah
- Tahun Jimakir, bulan
yang tidak ada hari Selasa Kliwon adalah Jumadilawal
J. Bulan yang tidak baik di
dalam Tahun
- Tahun Alip, bulan tidak
baik; Jumadilakir, Pasa & Dulkaidah
- Tahun Ehe, bulan tidak
baik; Mulud, Bakdamulut, Pasa, Dulkaidah & Besar
- Tahun Jimawal, bulan
tidak baik; Sura, Sapar, Mulud, Jumadilawal & Besar
- Tahun Je, bulan tidak
baik adalah; Sura, Sapar, Mulud, Sawal & Dulkaidah
- Tahun Dal, bulan tidak
baik adalah; Sapar, Mulud, Ruwah & Dulkaidah
- Tahun Be, bulan tidak
baik; Sura, Sapar dan Rejeb
- Tahun Wawu, bulan tidak
baik; Sura, Jumadilawal, Sawal, Dulkaidah & Besar
- Tahun Jimakir, bulan
tidak baik adalah Sura dan Dulkaidah.
K. Bulan yang tidak Baik
berdasarkan Wataknya
- Bulan Sura kalau untuk
Mantu wataknya : bertengkar dan mengalami kerusakan. Jangan
diterjang!
- Bulan Mulud kalau untuk
Mantu wataknya : Mati salah satu (mati dalam arti luas). Jangan
diterjang!
- Bulan Pasa kalau untuk
Mantu wataknya : Celaka besar. Jangan diterjang!
- Bulan Dulkaidah kalau
untuk Mantu wataknya : Banyak musuh dan sakit-sakitan. Jangan
diterjang!
- Bulan Sapar kalau untuk
Mantu wataknya : Kekurangan dan banyak hutang. Boleh diterjang
- Bulan Bakdamulud kalau
untuk Mantu wataknya : selalu dicacat dan menjadi pergunjingan
yang tidak baik. Boleh diterjang
- Bulan Jumadilawal kalau
untuk Mantu wataknya sering kehilangan, kena tipu dan banyak
musuh. Boleh diterjang
- Bulan Sawal kalau untuk
Mantu wataknya : kekurangan dan banyak hutang. Boleh diterjang
Dari 12 nama bulan yang ada,
8 nama bulan dinyatakan tidak baik untuk Mantu. Dari kedelapan nama
bulan tersebut, ada 4 nama bulan yang tidak boleh diterjang dan
empat nama bulan yang boleh diterjang. Sehingga sisanya ada 4 nama
Bulan yang berwatak baik untuk Mantu, yaitu :
- Bulan Jumadilawal
wataknya : kaya harta benda dan kemuliaan
- Bulan Rejeb wataknya :
sejahtera dan selamat.
- Bulan Ruwah wataknya :
panjang umur, dan berkelimpahan
- Bulan Besar wataknya :
penuh keberuntungan dan sukacita
Dari watak bulan yang baik
inilah biasanya seseorang mengawali pilihannya, baru kemudian dicari
tanggal, hari dan jamnya.
herjaka |