Keraton Yogyakarta-Pohon Tanjung

Tanaman Tanjung melambangkan bahwa anak kecil itu masih perlu disanjung. Bersamaan dengan pohon Asem, maka potongan kata sem dan njung melambangkan rasa sengsem 'menyenangkan' dan 'tersanjung/disanjung'. Masa kanak-kanak memang merupakan masa yang nengsemake 'menyenangkan' dan perlu untuk disanjung/didukung. Pohon Tanjung dan pohon Asem ini ditanam untuk mengingatkan orang akan makna simbolik tersebut.

Bahan tulisan berasal dari berbagai sumber.
Naskah: Sartono K.