|
Keraton Yogyakarta-Pohon
Pakel
Tanaman
pakel (sejenis mangga) melambangkan masa akil balig. Sama halnya
dengan asem, kata pakel digunakan potongan katanya, yakni kel untuk
menyiratkan salah satu simbolisasi kehidupan pada masa akil balig.
Konon hal ini dilakukan karena potongan kata kel cukup mengingatkan
orang akan kata akil balig. Simbolisasi pohon pakel ini tidak bisa
dilepaskan dari pohon kweni (sejenis mangga) yang melambangkan rasa
wani 'berani' berolah asmara karena telah memasuki masa akil balig.Lebih-lebih
dengan ditanamnya pohon pakel itu, diharapkan orang akan segera
ingat akan makna simboliknya.

Bahan
tulisan berasal dari berbagai sumber.
Naskah: Sartono K.
|