Keraton Yogyakarta-Pohon Asem

 

Tanaman asam melambangkan kemudaan. Hal ini terjadi karena pucuk daun asam dalam bahasa Jawa dinamakan sinom. Sedang kata enom dalam bahasa Jawa berarti muda. Kemiripan bunyi dan sifat daunnya yang muda tersebut digunakan untuk melambangkan masa muda/remaja manusia. Sinom dalam masyarakat Jawa berarti anak rambut yang banyak tumbuh di dahi (wanita remaja) yang akan menambah daya tariknya. Pada gadis-gadi remaja biasanya sinom ini selalu ditata agar dapat lebih menambah daya tariknya. Di samping itu, kata asem digunakan juga untuk menyimbolisasikan rasa sengsem atau nengsemake 'menyenangkan'.

Jadi, masa muda adalah masa yang nengsemake 'menyenangkan', di samping itu, orang muda memang akan kelihatan nengsemake.

Bahan tulisan berasal dari berbagai sumber.
Naskah: Sartono K.