|
Keraton Yogyakarta-Alun-alun
Kidul
Dalam
setiap keraton di Jawa, khususnya keraton-keraton setelah masuknya
agama Islam, dapat dikatakan bahwa semuanya memiliki bagian/tempat
yang disebut alun-alun. Alun-alun adalah bagian dari keraton yang
merupakan tempat terbuka dan luas yang terletak di depan maupun
di belakang keraton. Alun-alun, sebagai tempat yang luas dan terbuka
digunakan untuk berbagai keperluan seperti sodoran, rampogan macan,
latihan ketangkasan dan ketahanan mental bagi prajurit, upacara-upacara
kebesaran, pepe 'berjemur' untuk menghadap raja, dan sebagainya.
Alun-alun
Kidul. Nama bagian dari wilayah Keraton Yogyakarta
yang berupa tanah lapang/lapangan luas yang terletak di sebelah
selatan keraton (masih dalam jeron 'dalam' benteng). Alun-alun berarti
lapangan yang luas yang berada di depan dan di belakang keraton.
Jadi, Alun-alun Kidul adalah alun-alun yang terletak di selatan
keraton. Alun-alun Kidul sering pula disebut sebagai pengkeran.
Pengkeran berasal dari kata pengker (bentuk krama) dari mburi 'belakang'.
Hal tersebut sesuai dengan keletakan Alun-alun Kidul yang memang
terletak di belakang keraton.


Bahan
tulisan berasal dari berbagai sumber.
Naskah: Sartono K.
|