|
Djogdja Tempo Doeloe
- TAMANSARI TAHUN 1881 DAN TAMANSARI SETELAH DIPUGAR
Salah
satu obyek wisata yang ada di Yogyakarta terutama yang terletak
di lingkungan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah Tamansari.
Obyek wisata ini secara administratif terletak di kampung Taman,
Kecamatan Kraton. Tamansari di bangun sejak Sultan Hamengku Buwana
I, pendiri Kraton Ngayogyakarta dan lanjutkan oleh penggantinya,
yaitu Sultan Hamengku Buwana II. Kraton Ngayogyakarta yang didirikan
tahun 1755 setelah perjanjian Giyanti, Mataram di pecah menjadi
dua, Kartasura dan Ngayogyakarta. Setelah itu, setidaknya di Jawa
ada dua kerajaan, yang disebut sebagai Pakubuwanan dan Kasltanan.
Tamansari berada di wilayah Kasultanan, yang terletak di dalam beteng
Kraton Ngayogyakarta.
Bangunan
Tamansari yang telah melewati abad dan telah mengalami pemugaran,
jika dilihat pada abad ini -artinya tahun-tahun ini-masih bisa dinikmati,
tetapi pada abad sebelumnya, setidaknya pada tahun 1881, Tamansari
seperti tidak tampak terawat. Kerusakan Tamansari disamping karena
kondisi alam, juga karena "ulah manusia" baik pada masa
peperangan maupun tangan usil. Pada tahun 1970-an misalnya, tembok
Tamansari ada yang rubuh, karena sudah terlalu tua. Bangunan Tamansari
sebagai peninggalan, dalam jarak yang cukup lama memang tidak terawat,
namun sekarang, setelah adanya pemugaran bangunan Tamansari bisa
dilihat kembali, meski tidak persis seperti dulu. Tetapi setidaknya
bisa untuk mengerti, bahwa pada awal didirikannya Kraton Ngayogyakarta
dan seterusnya, ada bangunan yang monumental di Yogyakarta dan masih
bisa dilihat sampai hari ini.
Foto
yang tertera dalam teks ini adalah foto Tamansari tahun 1881 dan
foto Tamansari setelah dipugar. Realitas foto Tamansari tahun 1881
ini, menunjukan bahwa Raja Kraton Ngayogyakarta masih dipegang Sultan
Hamengku Buwana VII, yang bertahta dari tahun 1877-1921.
Dari
kedua foto ini, setidaknya orang bisa melihat bagaimana Tamansari
sebelum dipugar, artinya dalam kondisi tidak terawat dan Tamansari
setelah dipugar, artinya kembali dirawat lagi. Selain dari dua foto
ini, anda juga bisa melihat Tamansari pada rubrik "Kraton Ngayogyakarta"
pada media ini pula.

pulau
kenanga tamansari th 1881
tamansari
|