|
Djogdja Tempo Doeloe
- Ringin
Kurung Alun-Alun Utara tahun 1920
Kalau
anda datang ke Yogyakarta, utamanya ke Kraton Yogyakarta, atau juga
warga Yogyakarta, tentu tidak bisa lepas dari dua pohon pohon yang
terletak di tengah alun-alun utara. Dua pohon itu berada di dalam
pagar sehingga di kenal dengan sebutan "Ringin Kurung".
Sebutan ini menunjuk bahwa dua pohon beringin berada dalam kurungan
(pagar). Ringin Kurung yang anda lihat dalam foto ini adalah pada
tahun 1920. Ini artinya, usia Ringin Kurung sudah tua, karena Ringin
Kurung itu ada jauh sebelum pada tahun itu. Setidaknya, pada awal
dibangunnya Kraton Yogyakarta pada tahun 1775 keberadaan Ringin
Kurung bisa dilacak. Untuk masyarakat Yogyakarta, keberadaan Ringin
Kurung seolah menjadi hal biasa meskipun sekaligus legendaris. Karena
meskipun pernah tumbang, tepatnya patah salah satu bagian batangnya,
namun kemudian tumbuh lagi. Jadi, Ringin Kurung yang letaknya persis
di tengah dan menghadap pagelaran Kraton, bisa dikatakan tidak bisa
lenyap sebagaimana Kraton Yogyakarta juga tegak berdiri.
Memang
sekitar Ringin Kurung sekarang sudah berbeda dengan Ringin Kurung
pada masa lampau. Setidaknya, jalan lintas di tengah Ringin Kurung
sekarang berupa konblok, pada hal, tahun 1980-an masih berupa jalan
aspal yang bisa dipakai oleh lalu lintas umum. Foto tahun 1920 jalan
lintas di tengah masih berupa tanah.
Dari
sini setidaknya orang bisa membayangkan, bahwa sekitar Ringin Kurung
bisa berubah-rubah, tetapi pohonnya masih tetap berdiri tegak di
tengah alun-alun utara.
Itulah
"Ringin Kurung" dia setia berada di tempatnya, tanpa tergoyahkan.

|