KABAR ANYAR

GUMUK PASIR

Pastilah orang sudah pernah mendengar Parangtritis. Satu kawasan wisata pantai yang terletak di selatan Yogya, tepatnya di Kabupaten Bantul. Wisata pantai Parangtritis ini setiap hari selalu di kunjungi orang, bahkan pada musim liburan pantai Parangtritis selalu dipenuhi anak-anak sekolah dari pelajar SLTP sampai SLTA. Tidak ketinggalan, turis asing pun berwisata di pantai Parangtritis?

Apa yang menarik dari pantai Parangtritis?

Ada banyak hal yang bisa disebutkan menyangkut daya tarik pantai Parangtritis. Sebelum menyebut beberapa dari banyak hal itu, akan coba ditunjukan satu hal yang fenomenal dan tidak semua pantai memilikinya. Bahkan di dunia hanya ada empat negara yang memilikinya, salah satunya adalah negara Indonesia, yang lokasinya ada di pantai Parangtritis di Bantul, Yogya, satu titik bagian dari negara Indonesia. Fenomena itu adalah apa yang disebut sebagai Gumuk Pasir.

Apa itu Gumuk Pasir?

Gumuk pasir adalah satu gundukan pasir yang bisa ditemukan di Parangtritis. Memang tidak persis di bibir pantai, tetapi hanya beberapa ratus meter dari bibir pantai. Wisatawan bisa menapaki Gumuk Pasir untuk menunju bibir pantai. Gumuk Pasir terbentuk secara alamiah dan akan terus berubah-ubah sesuai kondisi alam. Keindahan Gumuk Pasir ini membawa pesona tersendiri bagi pantai Parangtritis.

Karena Gumuk Pasir terbentuk dari pasir pantai sehingga kapan diinjak akan membuat telapak kaki masuk ke dalam pasir, namun tidak membuat orang terbenam kedalam pasir. Hal yang menarik dari Gumuk Pasir, ia seperti menyerupai sebuah karya seni rupa yang tidak diciptakan oleh seniman, tetapi keadaan alam, termasuk angin pantai yang mengkontruksi Gumuk Pasir.

Memang, di pantai Parangtritis wisatawan tidak hanya melihat atau menikmati Gumuk Pasir. Tetapi, sebagaimana umumnya wisata pantai. Wisatawan bisa bermain gelombang sambil mandi di pantai. Tetapi karena gelombang pantai selatan berbeda dengan pantai utara. Bermain gelombang di Parangtritis penuh dengan bahaya. Karena tidak jarang, wisatawan hilang di telan gelombang dan tidak kembali lagi.

Ada juga satu simbol kultural yang terletak di kawasan pantai. Lokasinya dikenal dengan nama Parangkusuma. Simbol kultural ini berupa batu besar berbentuk batu karang, yang diyakini sebagai tempat pertemuan antara Panembahan Senopati dengan penguasa laut selatan, yang di Jawa dikenal dengan sebutan Ratu Kidul. Panembahan Senapati adalah Raja pertama kerajaan Mataram yang menurunkan raja-raja Mataran hingga hari ini dan pewaris raja Mataram sekaligus mewarisi relasi batiniah dengan Ratu Selatan.

Mitos ini sangat kuat dan telah melampaui abad. Artinya, sebagai kawasan wisata, Parangtritis menarik dari beberapa segi. Baik segi tempat, kisah mitos maupun simbol-simbol alam.

Dan Gumuk Pasir seperti telah disebut di atas adalah salah satu tanda alam yang mudah di temui di Parangtritis.

Kalau anda ingin main di Gumuk Pasir datanglah ke Parangtritis dengan sebelum atau seudahnyabisa mampir di Rumah Budaya Tembi. Karena setiap hendak menuju pantai Parangtritis lintas jalannya melewati arah Rumah Budaya Tembi.

Ons Untoro