|
Bothekan
MIDAK TELEK ORA PENYEK
Pepatah
Jawa di atas secara harfiah berarti menginjak kotoran ayam tidak
mblenyek (hancur, gepeng).
Dapat dipastikan bahwa tahi
ayam itu merupakan benda yang lembek dan bahkan setengah cair. Benda
ini tentu saja kalau diinjak akan mblenyek (gepeng-menyebar) seperti
kalau orang menginjak adonan kue. Jika ada orang menginjak tahi ayam
tidak penyek (hancur/.mblenyek) tentu saja orang tersebut tidak
punya kekuatan apa-apa. Hal ini jelas tidak mungkin. Artinya pepatah
ini memang bersifat hiperbolis untuk menyangatkan makna atau kontras
makna.
Pepatah ini sebenarnya hanya
ingin menyatakan tentang keadaan orang atau seseorang yang tidak
bisa apa-apa (tidak bisa bekerja) karena tidak punya kekuatan lagi.
Entah karena sakit atau memang ia tidak memiliki kemampuan apa-apa
lagi untuk bekerja.
a.sartono |