|
Bothekan
KLEDHANG-KLEDHANG NEMU PEDHANG
Pepatah
Jawa di atas secara harfiah berarti jalan santai menemukan pedang.
Sesungguhnya kledhang-kledhang dalam arti luas dapat diartikan
sebagai berjalan seenaknya, bahkan tanpa tujuan tertentu. Ketika
bersantai-santai kemudian menemukan pedang tanpa sengaja, hal itu
dianggap sebagai sebuah keberuntungan yang besar. Hal demikian
terjadi karena di masa lalu pedang merupakan salah satu senjata yang
cukup berharga. Tidak setiap orang punya dan boleh punya pedang.
Pepatah di atas sebenarnya
ingin menggambarkan tentang orang yang tidak berusaha apa-apa atau
orang yang tidak tahu-menahu apa-apa, tiba-tiba menemukan
keberuntungan yang tidak pernah diduga-duga sebelumnya.
Hal seperti di atas sering
terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Bisa saja orang yang tengah
berjalan santai tiba-tiba menemukan sepotong emas, berlian, atau
uang. Hal demikian dalam peribahasa Jawa dapat disebut sebagai
kledhang-kledhang nemu pedhang. Contoh lain dari pepatah ini
misalnya ada orang yang secara iseng memasukkan satu nomor undian
(hanya satu nomor undian), tiba-tiba nomor undiannya berhasil menang
dengan hadiah utama, misalnya rumah atau mobil mewah. Hal demikian
dapat dipersamakan dengan pepatah kledhang-kledhang nemu pedhang.
a.sartono |