|
Bothekan
KETIBAN AWU ANGET
Pepatah
Jawa di atas secara harfiah berarti kejatuhan abu hangat. Abu
sesungguhnya bukan merupakan benda yang lazim jatuh dari atas
kecuali jika ada gunung meletus. Peristiwa gunung meletus sendiri
bukan merupakan kejadian yang umum terjadi. Orang yang kejatuhan abu
apalagi masih dalam kondisi hangat tentu akan terkejut. Ia pasti
tidak pernah menyangka bahwa hal seperti itu akan menimpa dirinya.
Peristiwa semacam itu pasti akan menimbulkan tanda tanya besar
tentang darimana asal muasal abu tersebut. Lebih-lebih pula jatuhnya
abu yang menimpa orang bukan merupakan kejadian umum.
Pepatah ini
ingin menggambarkan peristiwa tentang seseoran atau lebih yang tanpa
dia sadari tiba-tiba mendapatkan perkara yang sebetulnya perkara
tersebut tidak pernah bersangkutan dengan dirinya. Pendeknya ia
terkena perkara dan diminta bertanggung jawab atas perkara itu
meskipun perkara itu sebetulnya adalah bukan perkaranya.
a. sartono |