Bothekan

UCUL SAKA KEKUDANGAN

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti lepas dari harapan atau cita-cita.

Masyarakat Jawa tidak asing dengan apa yang dinamakan atau diistilahkan sebagai kudangan. Anak kecil atau bayi dalam masyarakat Jawa umumnya dikudang ‘ditimang-timang sambil diharapkan atau didoakan’ agar kelak menjadi orang yang pandai, berkedudukan baik, berbudi pekerti luhur, dan sebagainya. Hampir semua orang tua Jawa melakukan hal demikian pada anak keturunannya.

Akan tetapi semua kudangan atau harapan orang tua itu berhasil. Ada begitu banyak orang ketika masa kecil dikudang agar menjadi anak yang baik, saleh, pintar dan seterusnya. Sekalipun demikian ada banyak orang yang diharapkan demikian justru hidupnya tidak baik, jahat, bodoh, dan selalu menimbulkan masalah. Hal seperti ini oleh orang Jawa digambarkan sebagai ucul saka kudangan.

a. sartono