|
Bothekan
PANDENGAN KARO SRENGENGE
Pepatah
Jawa di atas berarti berpandangan dengan matahari.
Matahari yang panas dan
terangnya boleh dikatakan tidak dapat diukur tentu akan
menghanguskan apa saja. Juga akan menyilaukan mata siapa pun juga
yang memandangnya. Artinya, tidak ada satu manusia pun yang tahan
akan kekuatannya yang dahsyat. Memandang terik dan silaunya matahari
dengan maksud mengalahkannya adalah tindakan yang sia-sia atau
terlalu berat dan sangat berisiko.
Pepatah Jawa ini ingin
menyatakan tentang bawahan (orang yang dikuasai) yang bermusuhan
dengan atasan (orang yang menguasai) umumnya tidak akan menang.
Pepatah ini mungkin setara dengan bunyi pepatah durian melawan
ketimun.
a. sartono |