Bothekan

MUBRA MUBRU MBLABAR MADU

Pepatah Jawa di atas secara harfiah dapat diartikan semaunya (hidup seenaknya) luber (tumpah ruah) madu.

Pepatah ini ingin menyatakan tentang orang yang hidupnya semau-maunya, serba enak dan tidak pernah kekurangan. Apa pun yang ia perbuat ia selalu dalam kondisi berkecukupan. Bahkan berkelebihan sehingga digambarkan seperti dapat mengalirkan madu (kemewahan). Pendeknya, mubra-mubru mblabar madu ingin menggambarkan tentang kehidupan seseorang yang selalu bergelimang harta benda (kekayaan) sekalipun hidupnya semau-maunya.

a sartono