Bothekan

WONG WADON COWEK GOPEL

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti wanita cobek pecah (sebagian). Cobek adalah seamcam piring yang terbuat dari gerabah. Jika perkakas ini retak, pecah sebagian, atau pecah seluruhnya jelas tidak mungkin lagi digunakan dan menjadi kehilangan nilainya. Umumnya cobek yang retak atau gempil sedikit saja akan segera dibuang karena akan kehilangan fungsi dan nilainya.

Pepatah ini sesungguhnya ingin menggambarkan bahwa wanita di lingkungan masyarakat Jawa khususnya di masa lalu akan dinilai tidak lagi terhormat jika ia kehilangan kesuciannya. Ia juga tidak akan begitu dihargai jika dalam pergaulan sangat mudah bersinggungan dengan lawan jenisnya. Pendeknya, pepatah ini ingin memberikan peringatan agar wanita mampu menjaga harga diri dan kehormatannya. Jika tidak ia akan dicap sebagai cowek gopel. Terlepas dari cap itu disukainya atau tidak, dikemukakan secara terang-terangan atau tidak.

a. sartono