Bothekan

KENES ORA ETHES

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti sombong (karena kekayaannya) tetapi tidak pandai (bodoh).

Di dalam kehidupan nyata banyak orang yang merasa dirinya hebat, sukses, kuasa, terhormat, dan sebagainya karena merasa dirinya memiliki banyak harta (kekayaan). Perasaan semacam ini tanpa disadari sering membuat orang menjadi sombong atau lupa diri yang dalam istilah modern mungkin dekat artinya dengan narsistis. Ia merasa bahwa harta benda adalah segalanya di dalam hidupnya. Akan tetapi di dalam pergaulan ia sebenarnya sering tidak bisa mengikuti pembahasan atau pembicaraan orang lain karena ia tidak pandai (bodoh). Jika sudah demikian apa yang disombongkannya dengan hartanya itu menjadi tidak begitu bernilai. Ia bisa saja memakai kalung emas seberat dua kilogram atau mengendarai mobil mercy atau memamerkan sekian puluh kartu ATM, namun jika dalam pergaulan ia tidak bisa menunjukkan tingkat intelektualitasnya yang memadai ia hanya akan dicap sebagai ora ethes ’tidak mampu’ (dalam hal berpikir).

a. sartono k.