Bothekan

PAGER MANGAN TANDURAN

Pepatah Jawa di atas secar harfiah berarti pagar makan tanaman. Pepatah ini secara rasioal mungkin memang tidak masuk akal. Pagar umumnya terbuat dari benda mati atau tanaman yang hidup. Pagar memiliki fungsi utama melindungi atau mengamankan apa pun yang dipagarinya. Entah itu berupa pekarangan, perumahan, sawah, tegalan, wilayah dusun, dan sebagainya.

Sosok pagar yang berfungsi mengamankan atau memberi perlindungan itu tentu menjadi mengherankan jika perilakunya justru ”memakan” atau merusakkan apa yang seharusnya dijaganya. Hal seperti ini dapat dicontohkan misalnya ada seorang ayah tiri yang seharusnya mampu menjaga anak gadis tirinya namun justru menodainya. Ada pula orang yang diberi kepercayaan untu memegang sebuah proyek tetapi justru mengkorupsi dana proyek yang dipercayakan kepadanya. Contoh lain dari peribahasa ini dapat disimak sendiri di sekitar kehidupan kita.

a sartono