|
Bothekan
DHADHAG ORA GODAG
Pepatah
Jawa di atas secara harfiah berarti (merasa) mampu tidak mampu.
Dhadhag dapat diartikan sebagai mampu, kuat, atau bisa. Ora berarti
tidak dan godag berarti bisa, mampu atau pintar.
Pepatah ini secara luas
ingin menyatakan bahwa dalam kehidupan sehari-hari banyak orang
merasa dirinya mampu atau terlalu percaya diri, namun sesungguhnya
dirinya itu tidak mampu. Kadang-kadang orang yang terlalu percaya
diri akan merasa bahwa hanya dirinyalah yang bisa atau mampu
sehingga orang tersebut berkecenderungan meremehkan orang lain.
Akibatnya orang tersebut menjadi sombong, akan tetapi kesombongannya
menjadi tidak ada artinya karena ketika ia disuruh mengerjakan
sesuatu yang dia anggap bisa dikerjakannya, pada kenyataannya tidak
bisa diselesaikannya. Dhadhag ora godag mungkin setara maknanya
dengan tong kosong berbunyi nyaring.
sartono |