Bothekan

SENENGE SAKLENTHENG SUSAHE SAKRENENG

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti senangnya seklentheng susahnya sekreneng. Klentheng adalah nama biji/isi kapuk. Ukuran biji kapuk ini kira-kira sebesar kacang ijo. Sedangkan kreneng adalah keranjang yang terbuat dari anyaman bambu. Kreneng umumnya digunakan untuk membungkus sekaligus menjinjing aneka barang belanjaan seperti buah, gerabah ukuran kecil, daging, dan sebagainya.

Pepatah ini ingin mengajarkan kepada kita bahwa ada kenikmatan atau kesenangan yang sebenarnya tidak seberapa tetapi mengandung resiko yang sangat besar dan bahkan tidak berkesudahan. Salah satu contohnya adalah tindakan mencuri, ngutil, dan sebagainya. Tindakan mencuri mungkin menimbulkan kenikmatan atau kesenangan karena dengan mencuri orang yang bersangkutan bisa memenuhi keinginan-keinginannya. Entah keinginan untuk memiliki barang, memiliki uang, dan sebagainya. Akan tetapi tindakan itu mengandung resiko berat dan panjang. Jika ketahuan pihak berwajib ia bisa dipenjarakan. Belum lagi perasaan bersalah dan berdosa yang menghinggapi diri orang yang bersangkutan sulit dihapuskan. Belum lagi perasaan malu karena cemoohan orang di sekitarnya, turut mendera susah dan siksanya.

Tegasnya, pepatah ini ingin menyatakan bahwa keinginan pada kesenangan dan kenikmatan yang sekejap sering membutakan orang pada sisi lainnya yang sangat mungkin menimbulkan azab yang berkepanjangan.

a sartono