|
Bothekan
NGANGSU APIKULAN WARIH, AMEK GENI ADEDAMAR
Pepatah Jawa di atas secara
harfiah berarti menimba air (telah) berpikulan air, mencari api (telah)
berpelita.
Secara luas pepatah itu
ingin menyatakan bahwa di dalam mencari ilmu pengetahuan atau segala
hal yang ingin diketahui hendaknya seseorang telah mempunyai bekal
pengetahuan meskipun hanya sedikit. Sebab tidak ada orang mencari
ilmu berangkat dari sebuah suasana kosong pengetahuan. Jika hal itu
terjadi, maka apa yang dicarinya akan relatif lebih sulit didapatkan
dibandingkan dengan orang yang telah mempunyai bekal pengetahuan.
Pepatah itu juga sering
digunakan untuk menyindir orang yang sebenarnya telah tahu, mengerti,
atau paham tentang sesuatu hal tetapi berlagak atau berpura-pura
tidak tahu. Orang yang bersangkutan menanyakan hal-hal yang
sebenarnya ia sendiri sudah tahu jawabannya.
sartono |