Bothekan

NGGENTHONG UMOS

Pepatah di atas secara harfiah berarti (seperti ) gentong merembes.

Secara luas pepatah ini ingin menggambarkan tentang seseorang yang tidak mampu menyimpan rahasia. Orang yang tidak mampu menyimpan rahasia itu seperti kondisinya seperti gentong yang merembeskan air yang ditampungnya keluar. Gentong yang merembes seberapa pun ia diisi air, maka airnya tetap akan keluar.

Pepatah ini juga ingin mengingatkan agar orang selalu berhati-hati dalam bertutur kata, terutama jika isinya adalah hal-hal yang penting atau bahkan rahasia. Jangan sampai kata-kata atau omongannya didengarkan orang, terutama orang yang mempunyai sifat nggenthong umos karena tidak mustahil apa yang dituturkannya akan disampaikan kepada orang lain lagi yang kadang-kadang tidak tepat seperti apa yang dikatakannya (ditambah-dikurangi-diplintir-dan sebagainya).

Orang lain yang diberi informasi oleh orang yang mempunyai watak nggenthong umos ini sangat mungkin menjadi tersinggung, marah, benci, dan seterusnya. Akibatnya orang yang bertutur kata pertama tadi akan berkonflik dengan orang yang menerima informasi dari si Genthong Umos. Perilaku atau sifat nggenthong umos ini agak mirip-mirip dengan sifat spionase yang menjual informasi ke pihak lain demi keuntungan dan kesenangannya sendiri tanpa peduli pihak lain akan jatuh atau celaka. Sekalipun tidak sama, nggenthong umos hampir sama artinya dengan orang yang mempunyai sifat tumbak cucukan.

sartono