|
Bothekan
SIRAH GUNDHUL DIKEPETI
Pepatah Jawa di atas secara
harfiah berarti kepala gundul dikipasi.
Secara luas pepatah ini
ingin menyatakan tentang keadaan seseorang yang sudah mendapatkan
kenikmatan/kesuksesan tetapi justru mendapatkan
kenikmatan/kesuksesan lagi. Hal itu diibaratkan seperti kepala
gundul (yang sudah merasa sejuk/silir) ketika terkena tiupan anging,
justru ditambahi dengan dikipasi sehingga kesejukan yang didapatkan
itu akan bertambah-tambah.
Gambaran dari pepatah itu
misalnya ada orang yang mendapatkan kenaikan gaji, begitu sampai di
rumah ia menerima kabar bahwa ia memenangkan undian. Lalu pada waktu
berikutnya ia mendapatkan kabar bahwa tanaman yang sudah ditanamnya
beberapa waktu yang lalu sekarang telah berbuah lebat. Keberuntungan
yang beruntun itulah yang diibarartkan seperti sirah gundhul
dikepeti.
sartono |