Bothekan

KAYA BALADEWA ILANG GAPITE

Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti seperti Baladewa hilang penjepitnya. Baladewa adalah salah satu tokoh dalam dunia pewayangan yang memiliki watak sangat mudah marah (getapan). Ia akan tampak sangat galak dan garang jika sudah dimainkan di layar atau kelir pagelaran wayang kulit oleh dalang wayang kulit. Akan tetapi jika wayang Baladewa ini kehilangan penjepitnya yang terbuat dari tulang penyu atau tanduk kerbau, maka wayang Baladewa ini tidak akan bisa berdiri tegak. Orang Jawa mengatakannya sebagai nglempreg atau gleyar-gleyor saja karena wayang tersebut hanya terbuat dari selembar kulit kerbau. Dengan demikian segala kegalakan, kegagahan, kegarangannya akan hilang dan tidak berarti lagi.

Pepatah itu secara lebih luas ingin menggambarkan orang yang semula memiliki kekuatan besar namun secara tiba-tiba kehilangan semua simbol kekuatannya itu. Entah simbol kekuatan itu berupa kekayaan, kedudukan/jabatan, kekuatan otot, banyaknya jaringan pertemanan, kepandaian, kecantikan, ketampanan, ataupun hal yang lain.

sartono