|
Bothekan
KAYA KETIBAN DARU (NDARU)
Peribahasa
Jawa di atas bila diartikan secara harfiah berarti seperti kejatuhan
wahyu.
Wahyu, anugerah, atau
keberuntungan sering begitu saja datang menghinggapi seseorang tanpa
pernah diketahui atau direncanakan. Ada banyak contoh mengenai orang
yang hidupnya seperti ketiban ndaru. Misalnya saja ada orang yang
sejak sekolah SD hingga Perguruan Tinggi nilai sangat pas-pasan dan
bahkan beberapa kali tidak naik kelas, namun tiba-tiba hidupnya
bergelimah harta. Apa saja yang dikerjakannya diterima orang atau
dipercaya orang. Hasil pekerjaannya laku di mana-mana. Laris. Banyak
permintaan. Padahal ketika orang tersebut mengerjakan pekerjaan itu
dulunya hanya sambil lalu atau tidak serius, tetapi ternyata
diminati begitu banyak orang.
Keberuntungan, wahyu, atau
anugerah bisa datang kepada siapa saja. Bisa datang dan terjadi
tanpa rencana manusia atau di luar pemikiran manusia. Orang yang
disebut kaya ketiban ndaru adalah orang yang benar-benar mendapatkan
kelimpahan keberuntungan.
a.sartono |